Masterpiece8

TERBANG MERELAKANNYA



Akankah seperti sebuah mimpi
Saat mata terbuka menanti
Merah senja yang merona
Seolah sedang berkata
Suatu sore pasti kan pergi

Bukan seperti yang terbayang
Rasa ini terlalu dingin
Dingin merasuk tulang
Yang melukainya tanpa setetes iba
Namun, hati ini terasa hangat
Ketika teringat semua tentang dirinya

Sangat nikmat hangat itu
Hingga lalai menegur membuat malu
Mungkin ini terlalu cepat, terlau singkat
Terlalu dekat dengan cinta
Cinta yang menggelora

Karena tentang hidup, bukan tentang cinta
Merelakannya ialah yang berharga
Demi bisikan hangat mentari
Bahwa hidupmu masih berlari
Mengejar pada yang lebih berarti

Hanya berharap, lupakan semuanya
Relakan semua tentangnya
Ia ingin terbang bersama harapan di angkasa
Lalu terucap sebuah kata
Jangan kau renggut sayapnya
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masterpiece10

Masterpiece3

Masterpiece5