Masterpiece1
SEJATINYA ADALAH ENGKAU
Kilap - kilap cahaya dilangit, tak membuatku berhenti mengayuh.
Senja syahdu datang berkecelup sumba.
Merekah, melengkung, membentuk piringan seirama.
Seirama hingga alam pun luluh karenanya.
Lihat . . .
Tiang - tiang putih, atap bersabit mendecak kagum diriku.
Hamparan tikar suci sematkan rasa rinduku kepada rinduMu.
Lapangkan dada, tuk tuangkan penat di atas bahuku.
Lutut bersimpuh, keningku tertunduk.
Meski beribu mil aku mencari
Tapi Kau dekat dalam sujudku.
Gemetir tanganku bermunajat, merajut, mengadu lusuh.
Dengar . . .
Aksara emasmu melantun suci.
Mengkesima siapa saja yang memahami
Bahwa kau berbicara, menyelami hati dari sebenar - benarnya hati,
Maha Besar Engkau.
Maha Suci Engkau.

Komentar
Posting Komentar